Leler, Jawa Tengah – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) membuka ruang baru bagi masyarakat untuk mencetak kader ulama melalui program Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan langkanya kader ulama mutafaqqih fiddin (ahli ilmu agama Islam) dengan memberikan pendidikan keagamaan Islam yang bersifat formal dan terstruktur.
PDF diatur berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam. Regulasi ini merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, yang menjadi implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Jenjang pendidikan PDF dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Untuk pendidikan dasar, terdapat PDF Ula dengan masa belajar enam tahun dan PDF Wustha selama tiga tahun. Selanjutnya, jenjang pendidikan menengah ditempuh pada PDF Ulya selama tiga tahun. Adapun pendidikan tinggi dilanjutkan di Ma’had Aly dengan program sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3).
Kurikulum PDF terdiri atas pendidikan umum dan pendidikan keagamaan Islam berbasis kitab kuning (kutub al-turats). Pendidikan umum mencakup mata pelajaran seperti Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, hingga Seni dan Budaya.
Sementara itu, mata pelajaran keagamaan Islam yang diajarkan sangat beragam, meliputi: Al-Qur’an, Tauhid, Tarikh, Hadis-Ilmu Hadis, Fiqh-Ushul Fiqh, Akhlak-Tasawuf, Tafsir, Bahasa Arab, Nahwu-Sharf, Balaghah, Ilmu Kalam, Ilmu Arudh, Ilmu Mantiq, hingga Ilmu Falak. Seluruhnya berbasis kitab turats berbahasa Arab.
Jika diakumulasikan, beban pelajaran keagamaan Islam dalam PDF mencapai 85 persen dari keseluruhan kurikulum, sedangkan pendidikan umum sekitar 15 persen.


Salah satu lembaga yang menjadi bagian dari implementasi program ini adalah PDF Wustha dan Ulya Andalusia Leler, yang bernaung di bawah Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia. Sejak berdiri, PDF Andalusia Leler menjadi salah satu rujukan masyarakat dalam mencetak generasi santri yang mumpuni dalam bidang keilmuan agama dan memiliki kemampuan akademik formal.
Dengan tenaga pengajar yang kompeten, termasuk lulusan universitas ternama, luar negeri, hingga Ma’had Aly, PDF Andalusia Leler berkomitmen melahirkan lulusan yang siap menjadi kader ulama dan pemimpin umat di masa depan.
Kehadiran PDF Andalusia Leler sekaligus menunjukkan kontribusi nyata pesantren dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang pendidikan keagamaan, serta memperkuat posisi Leler, Jawa Tengah, sebagai salah satu pusat pendidikan Islam yang berpengaruh di Indonesia.
